Lebih Detail Seputar Post Production Cinemagraph


thumbnail_artikelSetelah di artikel sebelumnnya anda mengenal apa itu Cinemagraph, di artikel kali ini anda bisa lebih mengetahui dasar post production (editing) file movie sampai menjadi Cinemagraph.

 

Secara garis besar, workflow Post Production Cinemagraph sederhana (dasar) itu penulis analogikan seperti gambar berikut :

file_workflow

Dari petunjuk di atas, maka software editing yang kita butuhkan itu terdiri dari :

1. AnyVideo Converter
versi terakhir (freeware / gratis),

bisa anda download di : http://www.any-video-converter.com/download/

2. QuickTime Pro minimal versi 7

3. Adobe Photoshop minimal versi CS3

AnyVideo Converter di sini berfungsi sebagai video cut editing sekaligus sebagai video konversi.

Informasi mendasar yang harus anda ketahui adalah, Adobe Photoshop hanya bisa mengimport file video yang bertipe QuickTime Movie (.MOV), Jika sumber file hasil recording dengan kamera DSLR anda masih dalam format file AVI, maka dengan bantuan AnyVideo Converter anda bisa mengkonversi menjadi file MOV (QuickTime Movie).

Agar lebih mudah buat anda berikut ini telah penulis buatkan langkah-langkah Post Production sebuah file movie sampai menjadi Cinemagraph. Untuk itu penulis menggunakan sumber file movie dari film berjudul :

Street Fighter : Assassin’s Fist (2014)

Yang kebetulan pernah penulis download, sumber original informasi filmnya bisa anda lihat di :

http://www.streetfighteraf.com/

Oiya, sebelum melanjutkan, penulis nyatakan di sini Cinemagraph yang dihasilkan di bagian akhir artikel ini, adalah hak milik ekslusif dari pembuat film-nya, bukan milik penulis, karena penulis hanya mengambil cuplikan dari film aslinya untuk digunakan sebagai bahan dari artikel ini (Post Production Editing).

Sebetulnya anda bisa menggunakan file movie hasil dari recording menggunakan kamera DSLR anda, hanya saja di sini, sumber file movie itu sebenarnya bisa beraneka ragam asalnya.

Di samping itu pengetahuan mendasar editing menggunakan Photoshop yang harus kita miliki adalah memahami konsep seleksi objek (Masking), sudah terbiasa menggunakan tools seleksi seperti Polygonal Lasso Tool, mengerti konsep grouping Layer.

Berikut tahapan lengkap Post Production Cinemagraph cuplikan film Street Fighter Assassin’s Fist :

1. Jalankan aplikasi editor AnyVideo Converter, sehingga muncul tampilan seperti gambar berikut.

00_any_video_converter_editor

2. Klik tombol 01_klik_add_video

3. Selanjutnya kita browsing dan pilih file sumber movie-nya, seperti gambar berikut.

02_browse_movie

klik tombol “Open”

4. Pada bagian atas editor AnyVideo Converter, kita akan melihat nama file sumber movie-nya muncul.

03_file_loaded

5. Klik icon yang bergambar gunting, seperti gambar di bawah, tujuannya kita ingin memotong cuplikan videonya, hanya pada adegan (frame) tertentu saja yang ingin kita gunakan

04_klik_untuk_motong

6. Gunakan bantuan mouse untuk memaju mundurkan posisi kursor movie seperti gambar di bawah.

05_posisi_kursor_player

7. Jika telah sampai pada posisi awal movie yang ingin diambil cuplikannya, klik penanda awal-nya, seperti gambar berikut.

06_tandai_awal_frame

8. Geser penanda akhir cuplikan, sampai posisi akhir adegan cuplikan film yang kita inginkan.

07_frame_awal_ditandai

9. Lalu klik untuk menandai akhir cuplikan, seperti gambar berikut.

08_tandai_akhir_frame

10. Batas awal dan akhir cuplikan akan terlihat seperti berikut.

09_frame_cuplikan

klik Apply, dan klik OK untuk menutup jendela fitur Cut Movie.

11. Di bagian editor AnyVideo Converter anda akan melihat tambaha info satu baris tepat di bawah movie originalnya, seperti gambar berikut.

10_hasil_cut

12. Matikan opsi pilihan movie yang pertama, lalu ubah pilihan movie yang kedua (Segment_0), menjadi tanpa Audio dan Subtitle / Text, seperti gambar berikut.

10_no_audio_subtitle

Tujuannya agar hasil video konversinya berukuran lebih kecil karena tanpa audio dan tanpa subtitle text.

13. Lalu di bagian Basic Settings, ubah Video Size menjadi Original, dan Quality menjadi Normal, seperti gambar berikut.

11_kualitas_video

Tujuannya kita mendapatkan hasil konversi file yang tidak ada pengurangan kualitas maupun resolusi gambar.

14. Ubah Output tipe filenya menjadi Apple QuickTime Movie (*.mov), seperti gambar berikut.

12_output_tipefile

15. Klik tombol “Convert Now”, untuk memulai konversi cuplikan videonya menjadi file .MOV

13_mulai_konversi

Tunggu sampai proses konversi selesai di lakukan.
Tutup aplikasi AnyVideo Converter jika konversi telah berhasil dilakukan.

16. Jalankan / buka aplikasi Adobe Photoshop CS3, seperti gambar berikut.

14_buka_PSCS3

17. Masuk ke menu File, pilih Import, lalu pilih Video Frames to Layers, seperti gambar berikut ini.

15_import_framer_to_layer

Sebelum tahap ini dilakukan, pastikan QuickTime Pro telah terinstall lebih dahulu.

Browse ke lokasi hasil koversi cuplikan film sebelumnya (file .MOV), lalu klik Load

15b_load_MOV

18. Sehingga akan muncul tampilan seperti berikut.

16_import_video_to_layer

19. Klik OK, otomatis Photoshop akan memulai project baru dengan layer yang banyak yang telah diisi cuplikan dari frame-frame file movie-nya.

16_layer_terisi_frame

20. Pada tahap ini, kita bisa menseleksi layer dari bagian frame movie yang kita anggap tidak diperlukan sama sekali, seperti gambar di bawah.

17_seleksi_layer_tak_perlu

21. Klik dan drag layer-layer yang diseleksi tersebut ke arah icon tong sampah, untuk menghapus semua layernya.

18_drag_delete_layer

22. Setelah penulis cek dan teliti ulang, layer akhir yang penulis gunakan hanya bersisa layer 17 sampai layer 90.

19_layer_17_90

23. Seleksi layer 19 sampai 20 (layer kedua dari layer paling bawah, sampai layer paling atas).

20_seleksi_layer_18_90

24. tekan tombol Ctrl + G (kombinasi bersamaan), untuk menggabungkan layer 19 sampai layer 90 ke dalam satu group layer baru.

21_group_baru

25. Di tahap ini, kita bisa membuka jendela Animasi Photoshop, dengan cara klik menu Window, lalu pilih Animation.

22_wind_animation

26. Anda akan melihat jendela kontrol frame animasi muncul di bagian bawah Window editing Photoshop

23_animation_frame_muncul

27. Selesksi semua frame dalam jendela kontrol animasi itu, lalu drag ke icon bergambar tong sampah, untuk menghapus semua frame-nya.

24_drag_delete

28. Setelah bersih, hanya akan tersisa satu frame saja dalam jendela kontrol animasi.

25_frame_animation_satu

29. Lalu kita mulai menseleksi bagian tertentu dari gambar, dengan menggunakan Lasso Tools. Hasil seleksinya seperti gambar di bawah.

26_seleksi_poly

30. Ke bagian kontrol Layer, klik baris Group 1 (Group Layer), pastikan icon matanya muncul, lalu klik tombol Masking seperti gambar di bawah.

27_group_layer_aktif

31. Anda akan melihat tepat di samping Group 1 (Group Layer) muncul masking layer sesuai seleksi kita di tahap (29) atas.

28_group_mask_layer

32. Kembali ke kontrol animasi (frames), klik navigasi di pojok kanan atasnya, lalu pilih “Make Frames from Layers”

29_make_layer_from_frame

33. Secara otomatis pada kontrol Animasi akan terisi frame-frame baru sesuai dengan layer aktif terakhir.

30_frame_animation_baru

34. Balik ke jendela kontrol Layers klik layer paling bawah (jadi aktif berwarna biru), lalu klik icon bergambar mata di bagian Unify atas kontrol Layers-nya.
Catatan : bagian Unify ini hanya muncul jika jendela kontrol animasi (frames) telah terlihat / muncul.

31_klik_unify

35. Hasilnya terlihat seperti ini kontrol Layers-nya.

32_unify_layer_lock

36. Ke kontrol Animasi (Frames), anda akan melihat mulai dari frame kedua, gambarnya sudah terisi latar gambar, tidak hanya seleksi gambar (Group 1) saja.

33_bg_sama_semua

Kesimpulannya, layer paling bawah yang di “Unify-Lock” itu berfungsi untuk tampil terus di setiap frame animasinya sebagai latar belakang, selain dari seleksi gambar layer di atasnya (Group 1).

37. Masih di kontrol Animasi (frames), seleksi semua frame-nya

34_seleksi_frame_2_keatas

38. Ubah durasi frame-nya menjadi 0.1 detik (seconds), seperti gambar di bawah.

35_ubah_second_frame

39. Masih dalam kondisi semua frame terseleksi, ubah tipe animasi menjadi “forever”.

36_forever_play

40. Coba kita play, jika ternyata ada frame yang tidak sesuai, kita bisa hapus / buang frame-nya.

37_buang_frame_20an

Pada tahap ini kita sudah selesai mengedit animasinya, siap di save / export jadi file GIF.

41. Selanjutnya klik menu “File”, pilih “Save for Web & Devices …”

38_save_for_web

42. Di kotak dialog “Save for Web..”, ubah tipe file menjadi GIF, aktifkan opsi Transparency (agar hasil ukuran file GIF-nya lebih kecil), lalu pilih jumlah warna “Colors” sesuai dengan yang anda inginkan, di sini penulis memilih “128” untuk Colors.

39_format_gif_file

Klik tombo Save, untuk memulai konversi project Photoshop-nya menjadi file animated GIF (.GIF).

berikut ini hasil akhirnya dalam bentuk Cinemagraph (GIF Animated file) :

ken_hadoken

Hasil lain dari sumber file movie yang sama, yang penulis buat menjadi Cinemagraph bisa anda lihat di bawah :

hado

dupa

gadis

oldman

Dengan demikian konsep dasar Post Production Cinemagraph sudah cukup jelas di sini, selanjutnya bisa anda terapkan dan lakukan pada project Cinemagraph milik anda sendiri.

Semoga Bermanfaats,
XNY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s