Kunci Koper Dirusak Petugas Bagasi Bandara Soekarno Hatta :(


kunci_rusak_thumbnailBeberapa waktu yang lalu sempat muncul berita terkait perlakuan bagasi pesawat penumpang Lion Air di Detik.COM,
yang seenaknya menginjak koper bagasi penumpang saat melakukan loading ke bagasi pesawat. Kali ini yang terjadi
di tas koper milik saya adalah rusaknya kunci resleting tas koper saya saat melakukan perjalanan liburan ke Belitung,
pada tanggal 26 Mei 2014, menggunakan pesawat Sriwijaya Air, dari Jakarta tujuan Tanjung Pandan (Belitung).

Saat proses cekin di bandara Soekarno Hatta sempat ada perasaan was-was juga, karena saya dan istri termasuk penumpang yang cekin paling awal, counter cekin Sriwijaya Air masih sepi. Tas yang masuk bagasi pesawat terdiri dari dua tas koper, satu milik saya, dan satu lagi milik istri saya.

Sesudah ditimbang oleh petugas counter cekin dan diberi label bagasi, saya perhatikan tidak ada tas bagasi lain yang masuk lewat karet / ban berjalan (rolling) di belakang counter cekin, dan saya sangat yakin kunci resleting tas koper saya pada saat dilewatkan ke dalam ban berjalan dalam keadaan terkunci, nomor kombinasinya sudah saya acak.

Perasaan was-was saya terbukti saat tiba di bandara Tanjung Pandan (Belitung), saat mengambil tas saya dari area pengambilan bagasi di dalam bandara Tanjung Pandan, ternyata kunci resleting tas koper saya sudah dirusak, dengan nomer kombinasi yang masih acak, kuncinya kelihatannya dibuka paksa dengan alat semacam obeng minus (dicungkil), sehingga pengaman / penahan kunci resleting-nya patah, bahkan parahnya salah satu kepala restleting hilang.

Berikut ini bukti kerusakan parah pada tas koper saya (saya foto dengan HP android saya) :

kunci_rusak_01

    Masih dalam kondisi nomor diacak (terkunci)

kunci_rusak_05

 

kunci_rusak_00

 

kunci_rusak_03

 

kunci_rusak_04

Kenapa saya yakin perusak tas koper saya ada di Bandara Soekarno Hatta, ini karena di area pengambilan bagasi bandara Tanjung Pandan, penumpang masih bisa melihat dengan jelas saat tas bagasi penumpang di masukkan ke dalam ban berjalan, terlihat jelas karena hanya dibatasi oleh kaca transparan, dan saya melihat tas bagasi saya yang diletakkan di ban berjalan bandara Tanjung Pandan, tidak ditahan lama oleh petugas bongkar bagasinya, melainkan langsung diletakkan di ban berjalannya.

Marah dan Jengkel ??!!!

Tentu Saja !!! Saya marah dan sangat jengkel dengan kerusakan yang terjadi pada tas koper saya !!!

Untung saja, niat awal saya yang ingin meletakan kepala tripod (ballhead) ke dalam tas koper tidak jadi, dan untung saja saya tidak meletakan benda elektronik seperti Handphone maupun Galaxy Tab saya ke dalam koper, karena benda tersebut pastinya langsung hilang / diambil petugas Bagasi bandara Soekarno Hatta.

Agar tidak dianggap fitnah, berikut saya lampirkan bukti Boarding Pass dan Cetak Tiket elektronik Sriwijaya Air, yang saya foto dengan handphone android saya.

Bukti Boarding Pass

bukti_boarding_01

 

bukti_boarding_02

 

Bukti Tiket Elektronik (email)

tiket_email_01

 

tiket_email_02

tiket_email_03

tiket_email_04

So, secara tegas saya meminta pihak otoritas bandara, untuk membuat area bagasi di belakang counter Cekin agar dipasang kaca transparan saja, agar kita bisa melihat petugas bagasi yang bertanggung jawab, atau kalau susah pasang kaca transparan, pasang CCTV yang layar monitor / LCD-nya terletak di samping petugas Cekin bandara Soekarno Hatta !!

CCTV berfungsi untuk memantau petugas bagasi, dan penumpang yang sudah cekin masih bisa sejenak melihat kondisi terakhir tas bagasi, sebelum diangkut naik ke bagasi pesawat.

Pada saat kembali ke Jakarta dari Tanjung Pandan (30 Mei 2014), terpaksa tas koper saya gembok (beli dari toko bangunan di kota Tanjung Pandan, Belitung), saat mau ambil tas tersebut dari ban berjalan di dalam Bandara Soekarno Hatta, mata saya sengaja memperhatikan kemungkinan dirusak kembali gembok baru tas koper saya oleh petugas bagasi, jika sampai kejadian terulang (gembok dirusak paksa), niat awal saya pengen masuk langsung ke dalam area bongkar bagasi di belakang ban berjalan, pengen liat siapa petugas yang bertugas di situ, sekalian saja saya ingin saya tonjok, ajak ribut sekalian, soalnya jika saya hanya melapor ke pihak berwajib Bandara Soekarno Hatta, tidak akan ada efek jera,
buat si petugas bagasi, malah pelaku (petugas bagasi) yang merusak tas koper saya yakin juga tidak bakalan tertangkap,

Jadi kesimpulan saya waktu itu, lebih baik aja “ribut / berantem” dahulu, baru jadi urusan polisi / pihak berwajib Bandara Soekarno Hatta, tujuannya sebagai SHOCK TERAPI buat petugas bagasi yang selalu merusak tas bagasi penumpang di Bandara Soekarno Hatta.

Semoga pihak Bandara Soekarno Hatta maupun pihak Maskapai Sriwijaya Air bisa lebih bertanggung jawab lagi dan mencegah hal ini terulang kembali dikemudian hari, karena jika pakai alasan kekurangan tenaga petugas bagasi yang bertanggung jawab dan bermoral baik, akan langsung saya katakan di muka hidung anda :

Jumlah orang (usia kerja) di Jakarta dan sekitarnya itu jutaan !!
Di antara sekian juta orang itu, masak tidak ada orang yang bertanggung jawab dan bermoral baik untuk bisa dijadikan petugas Bagasi di Bandara Soekarno Hatta ???? !!!!

Buat para calon penumpang di Bandara Soekarno Hatta,
hati-hati terhadap tas koper anda, jika sampai tas anda dirusak oleh petugas bagasi, jangan takut untuk langsung menuntut atau kalau perlu ajak berantem saja si oknum itu, dibikin Jera langsung di tempat !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s