Bagian Ketiga : Macro Laba-Laba Kecil dengan Teknik Lensa Dibalik


Setelah dua bagian artikel sebelumnya menjelaskan secara detail teknik lensa dibalik menggunakan Reverse Ring dan pengaturan setting f-number untuk mendapatkan ruang tajam (DoF) yang lebih luas, maka di bagian ketiga ini, kita tinggal melihat implementasi saja. Target foto kali ini adalah laba-laba mini berukuran sekitar 4-6 mm yang bersarang di sekitar rumah penulis.

Laba-laba mini ?? Ya.. dunia macroisme memang mengasyikan jika kita mau pasang mata kita mengamati serangga kecil yang ada di sekitar kita.

Penulis menggunakan kamera Canon EOS 40D, lensa Sigma 18-50mm f/2.8-4 OS HSM dan Reverse Ring 67mm. Setting kamera kali ini :

1/100s, f/11, flash buit-in on / aktif, flash exposure -2.
ISO bervariasi antara ISO 400 sampai ISO 600, tergantung kebutuhan cahaya kamera.
Focal Length (FL) berfariasi 35mm – 50mm.
focusing Manual, melalui ring focus di body lensa.

Berikut ini hasil foto-foto laba-laba mininya, tidak ada yang penulis crop / potong fotonya, editing hanya sebatas Leveling dan resize untuk diupload ke artikel ini.

Laba2 mini, FL 45mm

Laba2 mini, FL 45mm

Laba2 mini, FL 45mm

Laba2 mini, FL 50mm

Laba2 mini, FL 50mm

Semoga Bermanfaat
XNY

6 pemikiran pada “Bagian Ketiga : Macro Laba-Laba Kecil dengan Teknik Lensa Dibalik

    • kalo’ gak ada tombol dof preview-nya, pilihannya cuman ada dua :
      a. Ngikutin bukaan standard di mekanisme zoom lensanya (maju mundur bukaan ikut berubah)
      b. Pake lensa manual yang ada ring aperture di body lensanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s