Teknik Montage dibalik Foto Prewedding Komedi.


Buat fotografer yang menggeluti kategori Prewedding, biasanya butuh ide-ide segar dalam menghasilkan (penyajian) sebuah foto konsep Prewedding. Berikut ini coba saya ungkap sedikit teknik olah digital dibalik konsep foto berjudul Prewedding Komedi.

Ide awalnya, muncul setelah saya dapat tugas mengolah beberapa foto Prewedding sohib saya. Kondisi lokasi pemotretan yang cuacanya cepat sekali berubah, dari panas terik ke hujan, sempat bikin pusing juga saat proses pemotretan dilakukan.

Secara mendasar, hasil foto yang diserahkan ke saya konsepnya sudah cukup baik, hanya saja saya merasa perlu ide segar dalam mengolahnya sehingga hasilnya benar-benar unik.

Beberapa pose lucu dan menarik di foto-fotonya, akhirnya saya putuskan untuk digabung dalam satu foto dengan teknik Montage. Agar lebih unik, maka saya gabungkan dengan sebuah foto dalam format view Panorama, yang juga diambil (shoot) pada lokasi yang sama.

Secara garis besar, bagian-bagian fotonya terdiri dari :
1. Background utama
2. Adegan-adegan unik / lucu

Proses olah digitalnya terdiri dari :
1. Penggabungan dengan menggunakan teknik Seleksi dan Masking
2. Penambahan Efek Refleksi / pantulan objek realistis
3. Perbaikan Bayangan / Shadow
4. Tambahan objek pendukung adegan

 

I. Background utama.

Sebagai background dari foto, saya buat menjadi format view Panorama seperti ini :

Background format panorama, klik untuk melihat versi besarnya

yang merupakan penggabungan (stitch) dari 6 buah foto yang di shoot secara berurutan dari kiri kanan. Berikut urutan foto-fotonya (dari kiri ke kanan) :

Semuanya digabungkan (stitch) dengan menggunakan aplikasi PTGui.

 

II. Adegan-adegan unik / lucu.

Dari sekian banyak pose pada foto-fotonya, berikut ini yang saya pilih untuk digunakan dalam tema Prewedding Komedi.

Adegannya terdiri dari :

1. Foto adegan pertama :

2. Foto adegan kedua :

3. Foto adegan ketiga :

4. Foto adegan keempat :

 

Proses Olah Digital.

Dalam proses teknik Montage foto realistis, hal utama yang harus diperhatikan adalah kontrol Dimensi / Ukuran dari objek foto yang akan digabungkan. Sedapat mungkin ukuran objeknya harus sesuai dengan ukuran aslinya.

Berikut tahap penggabungan foto empat adegan (resize & masking) dengan foto Background Panoramanya :

1. Melalui editor Adobe Photoshop CS, load / open terlebih dahulu file “foto Panorama.jpg”

2. Open file “adegan 1.JPG”-nya

3. Seleksi (tekan Ctrl + A) semua bagian dari foto “adegan 1.JPG”, lalu Copy (tekan Ctrl + C)

4. Lalu klik foto “foto Panorama.JPG”, dan Paste (Tekan Ctrl + V) hasil duplikasi foto adegan 1 ke atasnya. Hasilnya menjadi sebuah “Layer 1” di atas layer “Background” seperti ini :

5. Rename nama “Layer 1” tersebut dengan cara mengklik tulisannya (double click), lalu ganti menjadi “adegan 1”.

Pada tahap ini, kita perlu melakukan proses resize (Kontrol dimensi) terhadap layer “adegan 1”, tujuannya agar ukuran objek orangnya sesuai dengan dimensi latar belakangnya.

6. Ubah nilai “opacity” dari layer “adegan 1”, menjadi 60% (semi transparan), dan tampilan layer “adegan 1” akan terlihat sedikit transparan, gambar background di bawahnya terlihat.

Sekarang dengan menggunakan patokan gambar “Mobil Putih” pada layer “Background”, kita resize ukuran layer “adegan 1” yang juga punya gambar “Mobil Putih”, agar gambar “Mobil Putih”-nya tepat seukuran dengan gambar “Mobil Putih” pada layer “Background”. Di sini yang berfungsi sebagai kontrol dimensi adalah gambar “Mobil Putih” dari layer “Background”.

7. Ke menu “Edit” -> “Transform” -> “Scale”, untuk me-resize ukuran layer “adegan 1”.

Lakukan model resize yang proporsional (Tekan tahan tombol Ctrl + Alt).
Berikut ini hasil resize dalam kondisi tampilan transparan :

Terlihat ukuran mobil putihnya telah “match” / sesuai, artinya proporsi / ukuran orangnya telah sesuai.

8. Kembalikan nilai “opacity” dari layer “adegan 1” menjadi 100%, fungsinya untuk menormalkan tampilan layer “adegan 1”, dari sebelumnya transparan.

9. Gunakan tool (Polygonal Lasso Tool), untuk men-seleksi objek orangnya termasuk refleksi orang di jalanan, seperti berikut ini.

10. Klik icon (add mask layer), pada bagian paling bawah dari layer, untuk memberi masking pada hasil diluar seleksi.

Di tahap ini kita biarkan dulu tampilan masking layer yang belum sempurna, masih terdapat area sekelilingnya yang berbeda secara mencolok / nyata.

11. Ulangi langkah nomor 2 (dua) sampai nomor 10 (sepuluh di atas), untuk proses resize dan masking foto-foto “adegan 2.JPG” dan “adegan 3.JPG”.
Khusus untuk foto “adegan 3.JPG”, saya hanya mengambil (masking) bagian model wanitanya saja.

12. Khusus untuk foto “adegan 4.JPG”, patokan proses resize (kontrol dimensi) terdapat pada bagian atas kepala model wanita (di layer “adegan 1” ) dan garis bawah dari ban mobil putih, cara ini tentunya memerlukan ketajaman logika (berpikir) dan mencari elemen pembanding dalam melakukan proses resize.

Setelah di resize, objek yang saya pilih (seleksi & masking) di foto “adegan 4” ini adalah si model Pria, lengkap dengan tripod plus kameranya.

13. Hasil resize dan masking sementara ke empat adegan itu menjadi seperti ini :

Jangan lupa men-Save (Tekan Ctrl + S), semua tahapan lalu akan tersimpan dalam sebuah project file Photoshop (.PSD)

 

Tahap Penghalusan area Masking.

Bagian ini baru bisa dilakukan setelah semua adegan telah diresize dan dimasking (add layer mask).
Fungsinya agar kita bisa lebih fokus pada proses penghalusan area Masking di semua layer “adegan”.
Berikut ini langkah-langkahnya :

1. Disable visible dari layer “adegan 2”, layer “adegan 3” dan layer “adegan 4”, dengan cara mengklik sekali icon pada samping kiri layernya.
Lalu klik layer “adegan 1”, untuk mengaktifkan proses editing pada layer “adegan 1”.

Pada layer “adegan 1” terlihat jelas di bagian pinggir objek orang masih terdapat perbedaan (garis batas) tampilan yang mencolok / kontras.

2. Klik sekali pada area masking di layer “adegan 1”, untuk mengaktifkan proses editing di bagian mask pada layer.

3. lalu tekan tombol D, untuk mengaktifkan warna default Hitam (black)

4. Gunakan tool (Polygonal Lasso tool) untuk menseleksi area masking yang masih berbeda secara kontras. Agar lebih jelas Zoom terlebih dahulu area yang akan di seleksi

5. Lalu tekan tombol Alt + Del, untuk nge-fill area seleksi dengan warna hitam (tambah area masking pada layer).
Tekan tombol Ctrl+D, untuk menghilangkan tampilan seleksinya, hasilnya akan terlihat seperti ini :

Terlihat objek orang lebih menyatu dan tida nampak area masking yang kontras lagi.

6. Lakukan langkah nomor 4 dan 5 untuk area masking kontras lain, kecuali bagian rambut dan pantulan / refleksi objek orang di jalan. Hasilnya jadi seperti ini :

Objek orang sekarang terlihat lebih menyatu dengan background, kecuali area rambut dari objek orang yang masih terlihat perbedaan masking yang kontras / mencolok.

7. Gunakan tool (Polygonal lasso tool) sekali lagi untuk menseleksi area rambut dari objek orang, sehingga terlihat seperti ini :

8. Ke menu Select, pilih “Feather” seperti berikut.

ubah setting radiusnya menjadi 1 Pixel :

Lalu klik OK. (Fungsi “feather” di atas itu untuk menghaluskan / smooth seleksinya. )

9. Tekan tombol Alt + Del, untuk nge-fill / menambah area masking pada bagian rambut, hasilnya jadi seperti ini.

terlihat bagian rambut lebih menyatu dengan background-nya.

10. Lakukan langkah nomor 7 sampai 9 untuk area masking rambut pada objek orang yang lain (Layer “adegan 1”), hasilnya jadi seperti ini :

Terlihat dengan jelas area rambut dari objek orang telah menyatu dengan Background secara lebih baik lagi.

11. Sekarang kita perhatikan area pantulan / refleksi dari layer “adegan 1”.

Jika di zoom, terlihat dengan jelas perbedaan area masking-nya secara kontras / mencolok.

12. Gunakan tool (Brush tool) , dengan setting ukuran 40 pixel, dan Opacity 26 %, seperti berikut :

13. Lalu dengan menggerakan mouse, klik tahan dan sapukan Brush tool ini ke area masking (refleksi) yang masih terlihat kontras.

Lakukan secara berulang sampai hasil maskingnya tidak terlihat perbedaan kontras dengan Background, seperti ini :

14. Jika kita Zoom out, maka tampilan layer “adegan 1” telah terlihat menyatu sempurna dengan Background-nya.

Lakukan tahap “Penghalusan area Masking” ini pada layer “adegan 2”, layer “adegan 3” dan layer “adegan 4”. sehingga tampilan keseluruhan adegan terlihat lebih menyatu dengan background.

Lakukan sedikit penyesuaian “Brightness / Contrast” pada layer “adegan 2”, “adegan 3” dan “adegan 4”, agar tingkat kecerahan masing-masing object orang terlihat lebih Natural dan wajar.

 

Tahap penambahan Refleksi / Pantulan objek.

Setelah tahap Penghalusan area Masking telah kita kerjakan, kita masih perlu melakukan proses penambahan refleksi pada layer “adegan 2”, “adegan 3” dan “adegan 4”, karena kalau diperhatikan lebih teliti, layer “adegan 1” memiliki pantulan / refleksi di bagian jalanan.

Fungsi Refleksi / Pantulan tambahan ini adalah memberikan efek seolah2x objek (adegan 2, 3 & 4), benar-benar berada pada lokasi yang sama, dan terlihat lebih natural / wajar.

Kontrol atau patokan tampilan refleksi objek orang di jalanan yang basah, bisa ambil / merujuk dari layer “adegan 1”, batasan / tinggi pantulan / refleksi orangnya jadi seperti ini (di tandai kotak merah) :

Tepat disebelahnya ada layer “adegan 3” yang berisi objek model seorang wanita, nah berikut ini cara buat refleksi / pantulan dari si wanita :

1. Ctrl + klik mouse di bagian mask layer “adegan 3”, untuk memunculkan seleksi objek wanita di layer “adegan 3”.

2. lalu Copy dengan cara menekan tombol Ctrl + Shift + C secara bersamaan, dan paste (Ctrl + V), sehingga menjadi “layer 1”, tepat di atas layer “adegan 3”, lalu rename “layer 1” menjadi “ref. adegan 3”.

3. Klik dan drag layer “ref. adegan 3” sehingga menjadi tepat berada di bawah layer “adegan 3”.

4. Sekarang ke menu Edit -> Transform -> Flip Vertical, sehingga tampilan layer “ref. adegan 3” menjadi terbalik secara vertikal.

5. Move tampilan layer “ref. adegan 3” sehingga menjadi seperti ini (tepat di bawah model wanitanya).

6. Lalu dengan menggunakan / berpatokan pada refleksi / pantulan di sebelah kirinya, kita ke menu “Filter” -> Blur -> Gaussian Blur, ubah settingnya Radius-nya menjadi 5 pixel. Sehingga tampilan layer “ref. adegan 3” menjadi seperti ini.

7. Ubah nilai Opacity dari layer “ref. adegan 3” menjadi 37%, seperti ini

sehingga tampilan layer “ref. adegan 3” jadi terlihat seperti ini.

8. Gunakan tool (Eraser tool), dengan tingkat opacity 33% untuk menghapus sebagian area dari layer “ref. adegan 3”, sehingga menjadi terlihat seperti ini.

9. Atur kembali nilai Opacity dari layer “ref. adegan 3”, agar tampilannya benar-benar menyerupai refleksi / pantulan asli.

10. Lakukan langkah nomor 1 sampai 9 untuk membuat refleksi layer “adegan 2” dan layer “adegan 4”.

Hasil akhir Refleksi / Pantulan yang natural / real di semua adegan jadi terlihat seperti ini.

 

Bayangan / Shadow Objek pada Mobil.

Jika kita teliti dengan melakukan proses Zoom in seperti gambar berikut.

Terlihat jelas di bagian bodi / badan mobil yang berdekatan dengan layer “adegan 1” dan layer “adegan 3”, tidak terdapat bayangan / shadow si model wanita. Seharusnya ada bayangannya di situ, agar lebih terlihat natural / real

Berikut ini tahapan perbaikan area Bayangan / Shadow di mobil :

1. Klik kanan pada Mask layer “adegan 1” sampai muncul menu, dan pilih “Disable Layer Mask”.

2. Sekarang kita perhatikan tampilan layer “adegan 1”, gunakan tool (Polygonal Lasso), untuk menseleksi area bayangan / shaddow si model wanita di body mobil.

3. Ke menu “Select” pilih “Feather”, settingnya seperti ini :

4. Aktifkan warna default Hitam / black (Tekan tombol D, lalu tekan X).

5. Buat layer baru (add new layer) tepat di atas layer “adegan 1”, beri nama layer “bayangan 1”.

6. Tekan tombol Alt + Del, untuk fill / ngisi warna hitam di area seleksi pada layer “bayangan 1”. Tekan Ctrl + D, untuk menghilangkan seleksinya.

7. Sekarang kita klik Mask pada layer “adegan 1” untuk meng-enable lagi Mask layernya.

8. Atur opacity layer “bayangan 1” bernilai 30% sehingga tampilannya menyerupai bayangan asli dari si model wanita di layer “adegan 1”.

Hasilnya menjadi seperti ini :

9. Dengan cara yang sama persis, lakukan penambahan bayangan / shadow di bodi mobil untuk layer “adegan 3”. sehingga tampilan bayangan di layer “adegan 1” dan “adegan 3” terlihat natural seperti ini.

 

 

Secara keseluruhan, tahap Olah digitalnya telah selesai kita lakukan.

Nah, beginilah hasil akhir dari Teknik Montage foto Prewedding Komedi.

Sebagai pendukung suasana, saya tambahkan elemen kursi sutradara dan efek rintik hujan sehingga menjadi seperti ini.

Nah, semoga hal-hal yang saya ungkap dalam Teknik Montage foto “Prewedding Komedi” ini bisa bermanfaat, dan memberi inspirasi buat anda.

Salam Hangat🙂

11 pemikiran pada “Teknik Montage dibalik Foto Prewedding Komedi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s