Tantangan dalam teknik foto Painting with Light + editingnya


Kali ini, kami menghadapi kendala yang cukup sulit dihadapi baik pada saat pemotretan maupun pada saat proses editing.

Pada artikel terdahulu, telah saya jelaskan syarat utama lokasi pemotretan, yaitu sedapat mungkin dalam kondisi gelap total. (klik di sini untuk melihat artikel sebelumnya)

Namun, pada percobaan kali ini syarat utama itu hampir tidak mungkin kami dapatkan. Lokasi yang kami pilih saat survey pada sore hari (cuaca cerah) sangat bagus / ideal. Lokasi berupa lapangan rumput kosong dalam sebuah kompleks perumahan. Ternyata, saat malam harinya kami ke lokasi pemotretan kondisinya tidak sesuai harapan kami.

Lapangan rumput tersebut tidak benar-benar total gelap, melainkan sedikit terang karena ada cahaya dari lampu jalanan (warna kuning kemerahan), seperti foto berikut :

kondisi lokasi pemotretan kedua

Setelah dicoba beberapa angle, akhirnya kami putuskan angle kamera yang kami pilih seperti foto di atas, dengan pertimbangan background gelapnya sedikit lebih banyak dibandingkan dengan sisi lain. Tidak hanya itu saja, karena dalam proses pemotretan kali ini, ada sesi penambahan objek orang di samping mobilnya, maka meskipun menjadi sedikit sulit, namun tantangan kali ini tidak membuat kami membatalkan proses pemotretannya🙂

Pemotretan dilakukan oleh kami bertiga (Aris, saya dan Agus), mobil yang digunakan kali ini berwarna putih terang, dan merupakan mobil yang telah mengalami sedikit modifikasi, terutama tampilan velg-nya yang akan coba kami munculkan detailnya.

Urutan pemotretan mirip dengan artikel sebelumnya, hanya saja terdapat perubahan yaitu bagian background rumah tidak ada, melainkan diganti dengan sesi tambahan objek orang di samping mobilnya.

Kebutuhan peralatan masih seperti di artikel sebelumnya, berikut ini bagian-bagian dari mobil yang kami foto (dalam bentuk kolase berurutan dari kiri ke kanan, atas ke bawah) :

Setting kamera :

f/14, speed 20 sec, ISO 125, Focal Length = 35mm.

Sedangkan pada kondisi lampu mobil menyala :

– Lampu depan, f/11, speed 1/2 sec, ISO 125, FL = 35mm.

– Lampu sorot / jauh depan, f/11, speed 1/5 sec, ISO 125, FL = 35mm.

– Lampu rem belakang, f/11, speed 13 sec, ISO 125, FL = 35mm.

Tambahan alat berupa flash trigger / receiver PT04 kami butuhkan untuk tahap pemotretan objek orang yang berada di samping mobil. Setting kamera pada saat motret orang :

f/10, speed 1/15 sec, ISO 125, FL = 35mm.

One take : foto orang samping mobil

Sengaja digunakan flash trigger / receiver PT04, karena untuk foto orang kami hanya ingin prosesnya hanya “one take” atau sekali jepret dan bisa langsung fokus + freeze hasilnya. Setting speed shutter kamera juga tidak perlu harus sampai 20 detik seperti saat motret mobil.

Setelah seluruh proses pemotretan selesai, tahap editing / penggabungan seluruh foto kembali di serahkan kepada saya. Kali ini hanya akan saya jelaskan bagian-bagian pentingnya saja.

Masking dan Seleksi objeknya.

Pada artikel sebelumnya telah saya jelaskan cara masking layer object dengan menggunakan seleksi berdasarkan Color Range (hitam yang di balik / invert).

Fungsi slider “Fuziness”, lebih kepada seberapa pekat (0 – 200) tingkatan warna yang terseleksi oleh Color Picker-nya.

Kurang dari nilai 100 (0 – 100) artinya semakin sedikit area yang terseleksi berdasarkan warna oleh Color Picker-nya.

Lebih dari nilai 100 (100 – 200) artinya semakin banyak area yang terseleksi berdasarkan warna oleh Color Picker-nya.

Opsi “Invert” dalam seleksi Color Range, lebih kepada permainan logika seleksi :

a. Jika area gelapnya lebih luas / dominan dibanding objek yang ingin kita seleksi, maka jika Color pickernya kita klik ke area gelap, lalu opsi Invert kita aktifkan, hasil seleksinya adalah si objek (terbatas) tanpa area gelap.

b. Jika area gelap sangat sedikit / minim, jika Color pickernya kita klik ke bagian warna tertentu dari objek yang ingin di seleksi, tanpa opsi Invert diaktifkan, maka hasil seleksinya berupa area dengan warna tertentu pada objek.

Trik sederhana seleksi mobil dengan cahaya ambien (kuning kemerahan) pada foto berikut

Cahaya lampu jalanan (kuning kemerahan) terekam di body mobil

adalah kita cukup perhatikan warna putih si mobil (utungnya warna dasar mobilnya putih, hehehehe).

1. Tekan tombol D lalu tekan tombol X, untuk mengaktifkan warna default Putih pada foreground (sesuai warna dasar mobil)

2. Ke menu “Select”, lalu pilih Color Range, seperti gambar berikut

3. Arahkan kursor mouse ke area mobil yang berwarna putih, lalu klik warna putihnya (Color Picker)

4. Atur nilai “Fuziness”, sampai dapat tampilan di kotak dialog Color Range-nya terlihat mencakup seluruh area putih body mobil. Kali ini opsi invert tidak perlu🙂

5. Klik OK, untuk menetapkan seleksinya.

6. Selanjutnya tinggal klik tombol (Add Layer Mask) pada bagian Layers, untuk memberi masking pada layernya.

Trik lain adalah kita bisa menghilangkan efek ambien light (cahaya kuning kemerahan) lebih dahulu :

1. Klik tombol (New Adjustment Layer) pada bagian Layers, lalu pilih “Selective Color”.

2. Ada 2 warna yang perlu kita atur Merah dan Kuning sesuai dengan warna ambien light yang muncul pada sebagian bodi mobil :

a. Color = Reds, ubah nilai :

Magenta & Yellow = -100 %

Cyan (boleh kita geser) = 10 – 20 %

b. Color = Yellow, ubah nilai :

Yellow = -100%

3. Klik OK, maka akan otomatis akan bertambah layar baru “Selective Color 1”, tepat di atas Layer body mobilnya.

Tampilan ambien light (kuning kemerahan) telah hilang

Kekurangan trik bikin layer “Selective Color” seperti di atas ini adalah jika pada tampilan body mobil itu ada area / bagian yang berwarna hijau, maka otomatis warnanya akan ikut berubah, di sebabkan pengubahan nilai Cyan pada selective color. Untuk menghindari hal ini, tidak ada jalan lain selain mempersempit dulu area pilihan seleksi dengan menggunakan Polygonal Lasso tool, lalu kita terapkan “Selective Color” seperti di atas.

Dengan menggunakan cara seleksi yang bervariasi (Trik di atas), ditambah cara seleksi manual dengan mengguakan Polygonal Lasso Tool, maka langkah masking sesuai tahapan / urutan fotonya bisa kita terapkan.

Berikut ini adalah hasil editing akhir (masking layer dengan trik khusus di atas), ditambah beberapa trik blending Burn & Dodge layer :

Hasil akhir : foto mobil

hasil akhir : orang + mobil

Total layer pada hasil akhir editing foto mobil yang kedua ini adalah :

19 layer foto part mobil + 1 layer foto orang + 9 control layer = 29 layer

Semoga bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s